Sudah sebulan ini saya sering berbincang dengan seorang teman lama yang baru saya "temukan" kembali. Pada awalnya tak banyak yang kami bicarakan, hanya sekedar tanya kabar, keluarga dan aktifitas yang kami jalani masing-masing saat ini.
Entah karena kami memang adalah 2 teman yang tak terpisahkan atau apalah istilahnya... perbincangan kami pun begitu serunya, deras meluncur dalam setiap kesempatan kami bertemu lewat telepon. Kami bagaikan baru berpisah beberapa bulan saja bukan belasan tahun seperti sesungguhnya.
Teman,
memang adalah kata sederhana yang tak mudah ditemukan dalam kenyataan.
Karena begitu banyak nama-nama teman yang saya kenal tetapi sesungguhnya tidak saya kenal. Begitu banyak nama-nama yang ingin saya temui sesungguhnya tak ingin saya temui.
Namun dengannya, ada kerinduan di hati untuk dapat bertemu dengannya.
Rindu padanya yang rela mendengar kisahku.
Rindu menjadi seseorang yang senantiasa bisa berada disisinya tuk mendengar keluh kesahnya.
Ingin rasanya menangkap butiran air mata yang sempat menetes sepanjang kisahnya.
Rela menjawab deringan teleponnya di tengah malam hanya untuk sebuah kalimat pendek "aku lagi bete nih...!"
Teman,
Apapun yang sedang kamu hadapi, ingat selalu kata-kata yang pernah saya ucapkan. Mungkin apa yang saya lakukan ini tidak memberi jalan keluar bagimu, tapi setidaknya saya ingin kamu tahu bahwa saya peduli terhadapmu.
Just remember,
What ever happens keep your head up, don't get too down
Your kids need you.
Please promise me
You will be strong for your children
What ever happens that will never change,
I'm here and I'm your friend
So please remember that.
Jakarta, 21 Juni 2010
11.31 am
*gambar dari sini