Pages

Minggu, 27 Juli 2014

Lebaran is coming!


Denis numpahin segelas air di karpet, satu gelas pecah terdengar dari dapur, para gadis remaja rame berkomentar tentang baju yang saya beli di kamar, para lelaki menikmati es kelapa muda menu bukaan di puasa terakhir ramadhan sambil ngobrol serta tangis si kecil Zeena yang minta digendong. Yeay! Lebaran is coming. 👏😄


Dan barusan saya ngomelin 2 gadis ini gara gara belom tidur juga sampe jam segini.

Akhirnya sampai :))


Lumayan bikin segar badan setelah mandi dan istirahat bobo 2 jam an di rumah Om Ronnie di Slawi 😴 Sekarang waktunya melanjutkan perjalanan kembali  Slawi - Purbalingga yang inshaallah ditempuh dalam waktu kurang dari 3 jam. Bismillah 😇


Demi menghindari macet, kami harus menempuh jalan alternatif yang berkelok kelok, mendaki dan menurun di jalanan sempit, tapiiiii.... dengan pemandangannya yang indah dan sejuk. Waktunya matikan pendingin, buka jendela lebar lebar dan ambil napas dalam dalam... 😉 Aaahh.... suka banget ☺️☺️


Mulai memasuki kabupaten Purbalingga. Udaranya makin dingin dan berkabut. 😷


Patung knalpot ini salah satu pertanda jika Anda telah memasuki kota Purbalingga. HOREEE... akhirnya sampeee..!!! Hamdallah 


Etapi belom bisa ngaso karena masih harus menurunkan semua barang barang  ini yang banyaknya lebih mirip pindahan dari pada mudik 😁😁

Cirebon - Tegal


Sementara saya pindah dulu, ganti partner dengan perempuan hebat ini yang bawa dari Cirebon sampai ke Tegal gara gara Pap ngantuk berat 😁


Dan suami suami tetep jadi Imam di depan 😊

Sabtu, 26 Juli 2014

Mudik



Memulai perjalanan mudik dengan basmalah. Semoga sehat, selamat sampai tujuan. :)

Rabu, 12 Februari 2014

empat tahun = empat hari




Seperti yang sudah-sudah, tiap kali anak-anak usai liburan dan besoknya harus kembali ke asrama, saya selalu saja menyempatin ngasih nasehat ke Adel dan Aya. Biasanya, sambil bantu mengemas baju-baju ke dalam koper mereka, maka saya mulai pidato wejangan saya. Tapi malam itu nasehat saya hanya fokus pada Aya. 

Terus terang saya rada cemas dengan Aya. Bayangin aja, meskipun ini sudah merupakan tahun kedua Aya bersekolah di sana, tapi sampe sekarang Aya belum juga ikut kegiatan apa pun untuk mengisi waktu luangnya. Berbeda dengan kakaknya yang sudah ikut kegiatan sejak mulai di tahun pertamanya.

Sebenarnya bukannya Aya belum pernah sama sekali berkegiatan, seingat saya sejak pertama kali Aya masuk sekolah, sudah ada beberapa ekstrakulikuler yang pernah dia ikuti. 

Pertama, saat saya terobsesi dia juga bisa ikut gabung ke kegiatan marching band bareng dengan kakaknya, Aya justru lagi semangat-semangatnya buat ikut scouting yang menurut saya gak keren. Beberapa minggu kemudian saya baru tau jika Aya sudah gak ikutan scouting lagi. Alasannya apa? Tau deh, saya juga gak nanya-nanya. Malah dalam hati bersyukur kalo dia keluar dari scouting karena apalagi kalo bukan karena alasan gak keren itu tadi. 

Kedua, ikutan club basket. Hmm... bolehlah dari pada dia ikutan scouting, begitu pikir saya. Lagi pula postur tubuh Aya mendukung kok buat dia ikutan olah raga basket. Etapi beberapa minggu kemudian saya dengar kalo dia diDO dari club basketnya. Rada kecewa sih saya. Ketika saya tanya alasannya mengapa dia sampe diberhentikan, rupanya gara-gara Aya absen gak ikut latihan selama 3 kali berturut-turut. Dan itu disebabkan karena Aliya sakit campak dan musti diopname waktu itu kalo gak salah.


Web Statistics